Jumat, 12 Juli 2013

Tugas 3. manajemen Pelayanan Publik


 Tugas 3. Manajemen Pelayanan Publik

Nama   : P.F.LANO
Nim      : 2011210036
No Hp : 08985329071
Alamat. Dsa. Entakai 01, Kec.Kapuas Kab.Sanggau (Kal-Bar)


Kualitas Pelayanan berarti: Kesesuaian dengan persyaratan/tuntutan, kecocokan untuk pemakaian, perbaikan/penyempurnaan berkelanjutan, dst.
Sumber: Sedarmayanti, 2009, Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Kepemimpinan Masa Depan, Penerbit Aditama, hlm. 252-253.

De Vreye, 1994, Tujuh strategi sederhana untuk sukses model pelayanan:
1.       Self-esteem / harga diri;
2.       Exceed expectation / memenuhi harapan;
3.       Recovery / pembenahan;
4.       Vision / pandangan ke depan;
5.       Improve / perbaikan;
6.       Care / perhatian;
7.       Empower / pemberdayaan.
Sumber: Sedarmayanti, 2009, Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Kepemimpinan Masa Depan, Penerbit Aditama, hlm. 260.

Tugas / pertanyaan:
1.       Bagaimana sebenarnya formulasi menjadikan Pelayanan Publik Prima Kerakyatan dan berkelanjutan ?
2.       Faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat tercapainya Good Governance  ?
3.       Dampak apa yang terjadi, dan bilamana negatif apa solusinya ?


Jawaban :
1.      Untuk menjadi formulasi pelayanan yang prima yaitu proses pelayanan prima yang berkerakyatan dan berkelanjutan, karena pola pikir dan perilaku pelayanan menuju Good Governance dengan mengedepankan kualitas pelayanan atau lebih dikenal dengan Pelayanan Prima (Exellent Services). Hal ini dilakukan dengan mengadakan penataan ulang secara bertahap dan sistematis atas fungsi utama pemerintah yang meliputi :
·         Menghasilkan pelayanan public yang prima.
·         Kelembagaan / institusi yang efisien,
·         Tata laksana yang jelas/transparan,
2.      Factor yang mendukung & penghambat tercapainya good governance,yaitu  Partisipasi masyarakat, tegaknya supremasi hukum, transparasi, peduli dan stakeholder, berorientas pada consensus, kesetaraan, efektifitas dan efisiensi, akuntabilitas, dan visi strategis.
Sehingga apa yang didambakan Negara menjadi  yang Clean and good governance dapat terwujud  dan hilangnya faktor-faktor  Kepentingan politik, KKN, peradilan yang tidak adil, bekerja di luar kewenangan, dan kurangnya integritas dan transparansi.
Good governance sebagai upaya untuk mencapai pemerintahan yang baik tercermin dalam berbagai bidang yang memiliki peran yang peting dalam gerak roda pemerintahan di Indonesia yang meliputi: bidang politik, ekonomi, sosial, dan hukum.
3.      Dampak yang terjadi ialah jika kualitas pelayan buruk maka permaslahannya banyak terjadi dimana-mana, dan solusinya ialah membentuk persatuan dalam bidang perbaikan pelayannya yang sebaik mungkin agar dapat menuju pelayanan baik.